IdGD Logo
About Us
IdGD Logo

Menembus bumi,

membaca lapisannya.

Agar pengetahuan tentang tanah tidak berhenti di satu proyek, satu konsultan, atau satu lemari arsip.

Identitas

Arti Nama

PRATALA berasal dari bahasa Kawi dan Sanskerta, bermakna dasar atau lapisan bumi.

Dalam kosmologi Jawa dikenal Saptapratala — tujuh lapisan di bawah permukaan bumi, dunia yang dalam pewayangan dikuasai Sang Hyang Antaboga.

Nama ini dipilih karena inti dari platform ini hanya satu hal: memahami apa yang ada di bawah tanah sebelum membangun di atasnya. Setiap laporan bore log pada dasarnya adalah upaya pembacaan atas lapisan-lapisan bumi tersebut.

Tujuh Lapisan

Saptapratala Visualizer

Pilih lapisan tanah di bawah untuk melihat karakteristik geotekniknya.

Detail Karakteristik

Tanah Penutup (Topsoil)

Lapisan teratas yang kaya bahan organik. Biasanya terdiri dari sisa tanaman, akar, humus, dan mikroorganisme. Lapisan ini sangat penting untuk pertumbuhan vegetasi namun kurang stabil untuk fondasi bangunan berat.

Kedalaman RelatifTeratas (Permukaan)

Kepanjangan

Tujuh Huruf, Tujuh Lapisan

Kepanjangan yang menjelaskan fungsi di atas akar kata Kawi filosofisnya.

P

Platform

Wadah digital terbuka, bukan arsip tertutup. Membuka akses bagi seluruh pemangku kepentingan industri geoteknik.


Latar Belakang

Masalah yang Dihadapi

PRATALA hadir menyelesaikan tantangan pengelolaan data penyelidikan tanah di Indonesia.

01

Data Berhenti di Satu Proyek

Hasil penyelidikan tanah umumnya tersimpan di dalam dokumen laporan proyek fisik dan berakhir di lemari arsip masing-masing konsultan atau pemilik proyek. Data berharga ini tidak pernah terintegrasi menjadi pengetahuan bersama industri.

02

Investigasi Awal Berulang

Lokasi yang sebelumnya sudah pernah diselidiki sering kali disurvei ulang dari nol untuk proyek baru. Hal ini terjadi karena tidak adanya sistem rujukan cepat untuk mengetahui keberadaan data geoteknik historis di area tersebut.

03

Tidak Ada Gambaran Spasial Regional

Para perencana kesulitan memahami profil variasi tanah suatu wilayah secara makro/regional. Padahal, gambaran stratigrafi tanah spasial sangat krusial pada tahap perencanaan awal dan estimasi biaya kelayakan konstruksi.


Manfaat

Siapa yang Terbantu?

Platform terbuka yang menyentuh berbagai segmen pelaku pembangunan dan akademisi.

Konsultan Geoteknik

Memperkirakan kondisi bawah permukaan saat menyusun penawaran biaya proyek dan merancang lingkup penyelidikan tanah secara optimal.

Kontraktor & Pengembang

Menilai risiko geoteknik lokasi lebih awal sebelum anggaran investigasi disetujui, menghindari kejutan biaya fondasi di tengah konstruksi.

Pemerintah Daerah

Sebagai rujukan ilmiah perencanaan tata ruang wilayah (RTRW) serta analisis peta risiko kerentanan kebencanaan tanah di daerah.

Akademisi & Mahasiswa

Menyediakan sumber data lapangan nyata untuk kebutuhan penelitian ilmiah, tugas akhir, dan penunjang pembelajaran geoteknik terapan.


Rencana Pengembangan

Peta Roadmap

Kerangka usulan tahapan rilis fitur platform PRATALA secara bertahap.

1
Fase 01

Fondasi

Fase pembangunan peta interaktif dasar, basis data terstruktur, dan fitur unggah data awal. Pada tahap awal, fokus cakupan dibatasi pada satu wilayah provinsi percontohan.

2
Fase 02

Perluasan

Migrasi dan penambahan titik-titik data investigasi dari proyek historis terdahulu, memperluas jangkauan pemetaan lintas provinsi di seluruh Pulau Jawa.

3
Fase 03

Kontribusi Terbuka

Penyusunan fitur unggah mandiri terverifikasi, memungkinkan konsultan geoteknik eksternal menyumbang data secara kolaboratif dengan standar kontrol kualitas.

4
Fase 04

Analisis

Pengembangan pemodelan penampang stratigrafi tanah otomatis antar titik bor, integrasi ekspor data mentah, dan kecocokan dengan program pemodelan geoteknik.


Tanggung Jawab

Prinsip Penggunaan Data

Batasan keterbukaan yang memperkuat kepercayaan dan akurasi data.

Rujukan Awal, Bukan Pengganti

Data ditujukan murni sebagai referensi regional untuk memberikan perkiraan kasar sebelum survei riil dilakukan.

Bukan Dasar Rekomendasi Desain

Tidak diperbolehkan menggunakan data sekunder di dalam platform ini sebagai basis perhitungan desain fondasi akhir.

Verifikasi Tetap Bersifat Wajib

Setiap pengguna wajib melakukan pengujian tanah langsung di lapangan proyek masing-masing secara independen.

Keterbukaan Sumber Data

Setiap titik menampilkan riwayat kepemilikan/instansi pengunggah asli untuk menjamin akuntabilitas pembacaan.

Kepercayaan terhadap data adalah aset utama platform ini. Batasan yang kami nyatakan secara terbuka justru memperkuat integritas data.